Suasana Lapangan SMP Negeri 6 Temanggung tampak khidmat dan penuh makna. Kegiatan Kujumpa (Kuliah Jumat Pagi) kali ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama, Agus Efendi, S.Ag., yang memberikan tausiyah inspiratif bertajuk “Segelas Susu dan Pelajaran Kehidupan.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter religius bagi peserta didik yang tergabung dalam Sanrohis (Sarana Rohani Islam) SMP Negeri 6 Temanggung.
Dalam ceramahnya, Agus Efendi mengisahkan sebuah peristiwa sekitar 140 tahun yang lalu di Camden, New Jersey, Amerika Serikat. Diceritakan seorang anak laki-laki miskin yang sepulang sekolah berjualan barang bekas untuk membantu keluarga. Dalam keadaan lapar dan tak memiliki uang, ia memberanikan diri mengetuk sebuah rumah dan meminta segelas air. Namun, gadis yang membukakan pintu justru memberinya segelas susu tanpa meminta imbalan apa pun, karena ia diajarkan ibunya untuk tidak mengharap balasan dari kebaikan yang diberikan. Bertahun-tahun kemudian, anak laki-laki itu menjadi seorang dokter ternama dan secara tak terduga merawat gadis yang dahulu memberinya susu. Saat pasien itu sembuh dan hendak membayar biaya rumah sakit yang sangat besar, ia mendapati secarik kertas bertuliskan “Telah lunas dibayar dengan segelas susu 20 tahun yang lalu.”
Dari kisah penuh hikmah tersebut, Bapak Agus Efendi menekankan tiga pelajaran penting: pertama, kesuksesan diraih dengan ilmu; kedua, kebaikan sekecil apa pun tidak akan sia-sia karena Allah pasti membalasnya; dan ketiga, pentingnya berprasangka baik kepada Allah, karena Dia akan memberi sesuai prasangka hamba-Nya.
Kegiatan Kujumpa ini tidak hanya menginspirasi siswa untuk berbuat baik dan menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, tetapi juga menanamkan nilai keikhlasan dan optimisme dalam menjalani kehidupan. Dengan semangat tersebut, diharapkan para peserta didik SMP Negeri 6 Temanggung tumbuh menjadi generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia.
